Orang bilang, kehidupan ini seperti roda yang akan selalu berputar.
Setiap orang pernah merasakan jatuh, terpuruk dan merasa hidup ini ngga ada
artinya. Tapi, coba ingat sebelum Anda merasakan ini pasti ada kebahagiaan,
kedamaian, dan ketentraman dalam hidup Anda kan? Jangan bilang tidak! Meskipun
itu hanya sesuatu yang kecil. Cobalah Anda hargai sesuatu dari yang paling
kecil, jika Anda inigin dihargai oleh sekelompok orang.
Jika Anda berada diantara dua cermin masyarakat yang berbeda
pandangannya. Misalkan, kelompok A merupakan kumpulan orang yang selalu
menggunakan logikanya untuk melakukan sesuatu tanpa banyak bicara. Dan banyak
sekali syarat untuk bergabung dalam kelompok tersebut. Jika Anda merupakan
orang yang biasa saja dan justru berprinsip kebalikan dengan mereka, lalu Anda
bergabung dengannya. Dan semua yang Anda lakukan berdasarkan paksaan untuk
menjadi sama dengan mereka yang berbeda dasarnya dengan diri Anda. Anda
bagaikan biru yang berada di tengah-tengah warna biru tersebut. Tak terlihatkan
? Namun, kita lihat akibatnya. Mereka jarang sekali untuk berkomunikasi,
sehingga kecilnya koordinasi yang tercipta diantara mereka. Lalu, bayangkanlah
ketika kelompok tersebut sedang dalam kondisi bahaya. Apa yang akan terjadi?
Mereka hanya akan menyelamatkan diri sendiri, tanpa ada keinginan untuk bersama
dengan kawannya.
Sedangkan kelompok B, merupakan kelompok orang yang kebanyakan
masyarakat memandang rendah kelompok ini. Karena tak memerlukan banyak syarat
untuk bergabung dengan mereka. Mereka berpedoman pada suatu prinsip yaitu
“Manusia merupakan makhluk sosial”. Dalam suatu kehidupan, ada yang dinamakan
proses sosialisasi. Yaitu proses mempelajari atau mengenal kebiasaan yang ada
di lingkungan hidupnya tersebut. Sehingga pada kelompok B ini, mereka akan
membiarkan rakyatnya hidup dengan kebebasan bersosialisasi sendiri namun tetap
diberlakukan suatu peraturan atau adat. Tanpa adanya suatu kekangan, dan jarak
antara strata sosial. Lalu, apa yang akan Anda bayangkan? Tentu saja kehidupan
yang akan terjadi di kelompok ini lebih terbuka, dan saling menciptakan
lingkungan yang baik antar individu.
Jadi, intinya jika Anda berada di antara kelompok yang digambarkan
seperti di atas. Anda tidak perlu merasa rendah, atau bodoh jika bereada di
kelompok B. Karena hidup yang baik itu tak perlu banyak syarat. Biarkan
segalanya berjalan apa adanya namun disertai dengan keinginan untuk maju
bersama. Lebih baik Anda menjadi MERAH DI TENGAH-TENGAH BIRU daripada menjadi
BIRU DI TENGAH WARNA BIRU.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar