Dia Ada
oleh kikiana
Dunia yang gelap
Tiada cahaya
memancar
Oh tidak, lentera
kami
Lentera mulai
lemah
Mungkinkah dia
lelah
Yang dengan susah
Lenyapkan segala
gelisah
Mengukir sebuah
wajah
Yang tak terarah
Kemudian ada yang
menyala
Api kecil entah
darimana
Sangat kecil
terlihat
Kemudian mencoba
menghampiri kami
Sangat
berhati-hati dia merambat
Tampak penuh
pertimbangan
Atas segala jalan
yang akan dilaluinya
Terasa lama dia
tiba pada kami
Dan sesuatu aneh
terjadi
Takjub kami tak
terkendali
Beberapa api dari
arah lain
Mulai menyala dan
mengikutinya
Seribu mil
kemungkinan
Ketika mereka
hampir sampai
Mencapai tempat
kami berada
Seember air
memadamkan mereka
Oh ini gawat
Bukan seember
Itu ada puluhan
ember
Mencoba memadamkan
sekumpulan api tadi
Kami bingung,
ketakutan menyelimuti
Barangkali gelap
yang itu
Semakin dekat
dengan kami
Sebab lentera pun
mulai memadam
Kemudian pujian
suci terlantunkan
Dari kami
kepadaNya, Sang Gusti Agung
Kami berserah atas
keadaan ini
Mungkin Dia lebih
tahu yang terbaik bagi kami
Tetap kami memohon
kebaikan kepadaNya
Maha Besar, Maha
Pengasih
Sungguh Dia
mengizinkan
Kami dalam terang
kini
Dengan kuasaNya
sesuatu lain
Terpancar
menerangi kami
Yang cukup lama
dalam ketakutan
Mendekati keadaan
gelap tak karuan
Tanpa ragu, kini
kami bertahan
Lantunan padaNya
kami buat lebih menjadi
Sebagai kekuatan
dariNya Sang Maha Pencipta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar