.do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none; }

Sabtu, 08 Oktober 2016

Dia Ada

Dia Ada
oleh kikiana
Dunia yang gelap
Tiada cahaya memancar
Oh tidak, lentera kami
Lentera mulai lemah
Mungkinkah dia lelah
Yang dengan susah
Lenyapkan segala gelisah
Mengukir sebuah wajah
Yang tak terarah
Kemudian ada yang menyala
Api kecil entah darimana
Sangat kecil terlihat
Kemudian mencoba menghampiri kami
Sangat berhati-hati dia merambat
Tampak penuh pertimbangan
Atas segala jalan yang akan dilaluinya
Terasa lama dia tiba pada kami
Dan sesuatu aneh terjadi
Takjub kami tak terkendali
Beberapa api dari arah lain
Mulai menyala dan mengikutinya
Seribu mil kemungkinan
Ketika mereka hampir sampai
Mencapai tempat kami berada
Seember air memadamkan mereka
Oh ini gawat
Bukan seember
Itu ada puluhan ember
Mencoba memadamkan sekumpulan api tadi
Kami bingung, ketakutan menyelimuti
Barangkali gelap yang itu
Semakin dekat dengan kami
Sebab lentera pun mulai memadam
Kemudian pujian suci terlantunkan
Dari kami kepadaNya, Sang Gusti Agung
Kami berserah atas keadaan ini
Mungkin Dia lebih tahu yang terbaik bagi kami
Tetap kami memohon kebaikan kepadaNya
Maha Besar, Maha Pengasih
Sungguh Dia mengizinkan
Kami dalam terang kini
Dengan kuasaNya sesuatu lain
Terpancar menerangi kami
Yang cukup lama dalam ketakutan
Mendekati keadaan gelap tak karuan
Tanpa ragu, kini kami bertahan
Lantunan padaNya kami buat lebih menjadi

Sebagai kekuatan dariNya Sang Maha Pencipta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Translate